Ketua Komisi Pemuda SAG Sulutteng, Pnt. Feki Korto, ST., mengungkapkan hingga saat ini Sekolah Pluralisme telah memiliki sekitar 200 alumni yang masih aktif berkomunikasi dan berdiskusi mengenai berbagai isu keagamaan dan kebangsaan.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan semacam ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Ia pun mengapresiasi penuh dukungan yang diberikan Sinode Am Gereja-Gereja serta IAKN Manado.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rektor beserta seluruh jajaran yang mendukung penuh kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, nikmatilah setiap proses, bangun komunikasi, dan manfaatkan kesempatan ini untuk saling belajar,” katanya.

Sementara itu, Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia Wuwung, S.T., M.Pd., menegaskan kampus memiliki komitmen kuat untuk melahirkan generasi muda yang menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.