MANADO,JELAJAHSULUT.COM- Bupati Minahasa menegaskan pentingnya menjaga keberagaman, toleransi, dan persatuan bangsa dalam kegiatan Sekolah Pluralisme “Interfaith” 2026 Opening Ceremony dan Talkshow yang digelar di Kampus Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Kamis (9/7/2026).

Dalam sambutannya Bupati Minahasa yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Agustivo Tumondo kegiatan yang Mengangkat tema “Different Voices, Shared Future”, sangat diapresiasi Pemerintah Kabupaten Minahasa sebagai wadah strategis dalam membangun karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, mengedepankan dialog, serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat majemuk.

Kadispora menyampaikan bahwa perbedaan bukan menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama untuk menciptakan kehidupan yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan berpikir kritis, bijak menggunakan media sosial, serta menjadi agen perdamaian yang menyebarkan nilai toleransi dan penghormatan terhadap sesama.

Menurutnya, nilai budaya Minahasa “Si Tou Timou Tumou Tou” yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan manusia, sejalan dengan semangat pluralisme dan kehidupan berdampingan dalam keberagaman.

Pemerintah Kabupaten Minahasa, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung program yang memperkuat kerukunan umat beragama, moderasi beragama, serta pembangunan karakter generasi muda.

Dia berharap Sekolah Pluralisme Interfaith 2026 dapat menjadi ruang bagi peserta untuk membangun jejaring lintas agama dan budaya serta memperkuat komitmen bersama menjaga persatuan bangsa.