MINAHASA, JELAJAHSULUT.COM– Sekolah Pluralisme 2026 resmi dibuka pada Kamis (9/7) di Kampus Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado dengan mengusung tema “Different Voice, Shared Future: Merawat Kebinekaan, Membangun Peradaban Masa Depan”.

Memasuki angkatan kelima, program ini kembali menjadi ruang pembelajaran, dialog, dan kolaborasi bagi generasi muda lintas agama dan kepercayaan di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Juli 2026, merupakan hasil kolaborasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado bersama Komisi Pemuda Sinode Am Gereja-Gereja (SAG) Sulawesi Utara-Tengah.

Ketua Panitia, Natalia Lahamendu, M.Si., mengatakan Sekolah Pluralisme lahir dari keprihatinan terhadap berbagai gejolak sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Dari kondisi tersebut, lahir sebuah komitmen untuk membangun ruang dialog yang mampu memperkuat kehidupan bersama di Sulawesi Utara yang dikenal dengan semangat Torang Samua Basudara.