MANADO, JELAJAHSULUT.COM — Universitas Sam Ratulangi terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui peresmian Bharat Corner di Kantor Pusat Urusan Internasional, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses pengetahuan global sekaligus mempererat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan India.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr. Sandeep Chakravorty, yang sekaligus meresmikan langsung Bharat Corner sebagai pusat literasi tentang India.Rektor Unsrat, Oktovian B. A. Sompie, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat, Steenie E. Wallah.
Dalam sambutannya, pihak Unsrat menegaskan bahwa penguatan kerja sama internasional menjadi bagian penting dari visi perguruan tinggi untuk menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, dan berorientasi global.
Kolaborasi dengan India dipandang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk pengembangan riset, pertukaran akademik, serta mobilitas mahasiswa dan dosen.
Sementara itu, Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, menekankan bahwa Bharat Corner merupakan sarana penting dalam memperkuat pemahaman lintas budaya dan membuka peluang kerja sama akademik yang lebih luas antara kedua negara.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan koleksi literasi, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol persahabatan dan keberlanjutan kerja sama.
Kegiatan ini juga dihadiri para pimpinan fakultas, lembaga, serta sivitas akademika Unsrat sebagai bentuk dukungan terhadap agenda internasionalisasi kampus.
Dengan hadirnya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif, dan terhubung dengan dinamika global, sejalan dengan visi menjadi perguruan tinggi unggul di kawasan Asia Pasifik.

Tinggalkan Balasan