BOLSEL,JELAJAHSULUT.COM– Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, S.IP., M.M., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Peredaran Rokok Tidak Bercukai dan Cukai Ilegal yang dirangkaikan dengan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kamis (2/7/2026).

Agenda tersebut turut dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, dan PT Bank SulutGo, serta Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Utara.

Bupati Bolsel, Haji Iskandar Kamaru, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah menunjuk Bolsel sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah memilih Bolsel sebagai tuan rumah kegiatan ini,” ujar Iskandar.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Samsat Pembantu di Kabupaten Bolsel yang dinilai telah memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui perjanjian kerja sama ini pendapatan daerah dapat terus meningkat dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.

Sementara itu, Sekprov Sulut Tahlis Gallang menegaskan bahwa sosialisasi pemberantasan rokok ilegal merupakan langkah strategis dalam memperkuat pemahaman seluruh pemangku kepentingan guna mencegah peredaran rokok tanpa cukai yang merugikan keuangan negara dan daerah.

“Pertemuan kita hari ini memiliki tujuan yang sangat jelas dan terarah. Kita ingin menyamakan frekuensi dan memperkuat pemahaman dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran rokok ilegal yang nyata-nyata merugikan keuangan negara dan daerah kita,” tegas Tahlis.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan harus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra kerja dalam mengoptimalkan pendapatan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Terkait penandatanganan kerja sama dengan PT Bank SulutGo, Tahlis menyebut kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Sedangkan penandatanganan NPHD antara PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara dengan Bapenda Sulut diharapkan semakin mendukung pelayanan administrasi kesamsatan.

“Hibah yang diserahterimakan hari ini harus menunjang secara optimal pelaksanaan tugas pelayanan administrasi kesamsatan di bawah Bapenda yang pada akhirnya akan berdampak pada optimalisasi pendapatan daerah,” jelasnya.

Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Ni Made Ayu Mulidyawati, menjelaskan hibah yang diberikan akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional Kantor Bersama Samsat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat digitalisasi layanan kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan pendapatan daerah.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Bank SulutGo, Louisah Parengkuan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan seluruh pemerintah kabupaten/kota yang terus memberikan kepercayaan kepada Bank SulutGo dalam pengelolaan keuangan daerah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, PT Bank SulutGo, PT Jasa Raharja, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel, pelayanan publik semakin berkualitas, serta upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal berjalan lebih efektif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini juga akan diisi dengan sosialisasi langsung ke warung-warung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perbedaan rokok bercukai dan rokok ilegal atau tidak bercukai, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bolaang Mongondow Selatan Haji Iskandar Kamaru, para sekretaris daerah kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara Ni Made Ayu Mulidyawati, Direktur Operasional PT Bank SulutGo Louisah Parengkuan, Kepala Bapenda Sulut June Silangen, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulut Zainudin S. Hilimi, serta para pejabat tinggi pratama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.