MANADO, JELAJAHSULUT.COM– Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Michaela Elsiana Paruntu, MARS, melaksanakan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Daerah Pemilihan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara pada 1–4 Agustus 2026.

Selama empat hari pelaksanaan reses, Michaela Paruntu mengunjungi empat titik untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan berbagai aspirasi, serta menyerap kebutuhan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Rangkaian kegiatan diawali pada 1 Agustus 2026 dengan koordinasi persiapan reses sebelum bertolak dari Manado menuju Kabupaten Minahasa Selatan. Pada hari yang sama, kegiatan reses pertama dilaksanakan di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan.

Selanjutnya, pada 2 Agustus 2026, reses dilaksanakan di Desa Wawona, Kecamatan Tatapaan. Hari ketiga, 3 Agustus 2026, Michaela Paruntu berdialog dengan pihak sekolah di SMK Negeri 1 Tenga. Sementara pada 4 Agustus 2026, kegiatan ditutup dengan pelaksanaan reses di Desa Tenga, Kecamatan Tenga, sebelum kembali ke Manado.

Dalam pertemuan dengan masyarakat Desa Tumpaan Dua, berbagai aspirasi disampaikan, antara lain bantuan untuk rumah-rumah ibadah di wilayah Tumpaan Raya, pembangunan jembatan penghubung antar desa, pemeliharaan jalan dan jembatan menuju kawasan perkebunan, bantuan modal dan pelatihan bagi pelaku UMKM, serta beasiswa pendidikan bagi siswa SMA dan SMK.

Di Desa Wawona, masyarakat mengusulkan perbaikan jalan kebun, program bedah rumah bagi warga kurang mampu, bantuan alat dan mesin pertanian untuk kelompok tani, pemasangan lampu penerangan jalan, serta pembangunan akses jalan yang menghubungkan Desa Wawona dengan Desa Pungkol.

Saat berdialog dengan jajaran SMK Negeri 1 Tenga, sejumlah persoalan pendidikan menjadi perhatian, di antaranya usulan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu, pengadaan peralatan praktikum, fasilitasi kejelasan status guru non-PNS, rehabilitasi ruang kelas yang sudah tidak layak, serta evaluasi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, masyarakat Desa Tenga mengusulkan perbaikan jalan desa, peningkatan pendampingan melalui penyuluh pertanian, bantuan benih padi varietas unggul, serta bantuan alat dan mesin pertanian bagi kelompok tani.

dr. Michaela Elsiana Paruntu menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Sulawesi Utara sesuai kewenangan pemerintah provinsi serta akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait.

“Reses merupakan wadah bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan reses tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat terus terjalin dengan baik sehingga setiap kebutuhan dan persoalan di daerah dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.