MANADO, JELAJAHSULUT.COM — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali mencatat prestasi di tingkat
internasional melalui keikutsertaan mahasiswa dan dosen dalam kegiatan International Student Leader Meeting and Sustainability yang diselenggarakan oleh UI GreenMetric bersama MPUSST Taiwan.

Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, David, Pustin Oliver terpilih mengikuti forum internasional tersebut bersama dosen pendamping Mersif. Kegiatan itu akan mempertemukan mahasiswa berprestasi dari berbagai negara untuk membahas isu keberlanjutan dan lingkungan global.

Rudi Mait Wadir Polimdo, Kamis (7/5/2026) menyebut keikutsertaan tersebut menjadi sejarah baru bagi Polimdo dalam pengembangan jejaring internasional dan penguatan peran pendidikan vokasi di Sulawesi Utara.

“Semua ini dilakukan Tuhan sehingga Politeknik Negeri Manado boleh mencatat sejarah lagi lewat keikutsertaan dan prestasi yang dicapai mahasiswa kami, bahkan dosen pendamping yang mengikuti kegiatan International Student Leader Meeting and Sustainability,” ujar dia.

Disebutkan, forum tersebut bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wadah berkumpulnya mahasiswa lintas negara yang memiliki prestasi dan kepedulian terhadap isu global.

David sendiri bukan sosok baru dalam kegiatan internasional. Pada ajang APEC 2021 saat Polimdo menjadi tuan rumah, David pernah tampil sebagai presenter yang memaparkan konsep Green Campus Politeknik Negeri Manado dan berbagai penghargaan yang diraih kampus tersebut.

“David adalah salah satu presenter yang mempresentasikan Green Campus Politeknik Negeri Manado pada kegiatan APEC 2021,” jelasnya.

Tema keberlanjutan menjadi fokus utama dalam forum internasional di Taiwan nanti. Menurut pihak kampus, isu perubahan iklim dan krisis lingkungan menjadi tantangan besar dunia saat ini sehingga generasi muda harus dipersiapkan menjadi agen perubahan.

“Mahasiswa dan alumni Politeknik Negeri Manado diharapkan bisa muncul sebagai calon pemimpin masa depan yang menjadi agent of change dan mampu memberikan gagasan dalam menghadapi perubahan iklim,” katanya.

Selain memperluas wawasan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat jejaring internasional Polimdo. David nantinya akan bertemu mahasiswa dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman dan best practice terkait pembangunan berkelanjutan.

“Secara langsung maupun tidak langsung ini akan mengangkat nama Sulawesi Utara, khususnya Politeknik Negeri Manado, sebagai pendidikan vokasi terkemuka di daerah,” ungkapnya.
Pihak kampus juga mendorong mahasiswa untuk terus aktif mengikuti kompetisi maupun forum nasional dan internasional agar mampu membawa nama baik daerah di tingkat global.
“Terus berkembang dan ikuti event-event nasional maupun internasional supaya kita bisa membawa nama daerah kita,” tandasnya.