MANADO,JELAJAHSULUT.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar ibadah rutin bersama di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Senin (6/7/2026).

Ibadah tersebut diikuti pimpinan dan anggota DPRD Sulut, jajaran Sekretariat DPRD, serta Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut. Pelayanan firman dalam ibadah dipimpin Pendeta Teddy Batasina, STh.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andi Silangen mengajak seluruh peserta ibadah untuk terus memelihara rasa syukur dan menjadikan Tuhan sebagai dasar utama dalam menjalankan kehidupan maupun tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Silangen, manusia tidak dapat berjalan sendiri tanpa campur tangan Tuhan. Karena itu, setiap pekerjaan dan tanggung jawab harus diawali dengan mengandalkan kehendak Tuhan.

“Kita kembali diingatkan oleh kebenaran firman Tuhan bahwa hidup ini tidak mampu berjalan sendiri. Kita harus mengetahui siapa yang menjadi prioritas dalam kehidupan kita,” ujar Silangen.

Ia menegaskan, menjadikan Tuhan sebagai prioritas harus diwujudkan melalui komitmen dan konsistensi dalam kehidupan sehari-hari.

Silangen menyampaikan bahwa iman tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi harus terlihat melalui keputusan dan tindakan nyata.

“Kalau sudah menjadi prioritas, harus dilanjutkan dengan komitmen. Setelah komitmen, harus konsisten,” katanya.

Selain itu, Silangen mengajak seluruh jajaran DPRD Sulut untuk merenungkan pentingnya hidup dalam pertobatan dan merespons kasih Tuhan melalui sikap serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai iman.

Ia mengingatkan pesan Alkitab tentang panggilan untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikuti Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

Silangen juga menyampaikan apresiasi serta doa bagi Pendeta Teddy Batasina yang telah terpilih sebagai Ketua Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM).

Ia berharap kepemimpinan Pendeta Teddy dapat menjadi berkat dalam pelayanan gereja dan masyarakat.

“Diberkati Pak Gembala, kiranya Tuhan menyertai dalam tugas menggembalakan banyak domba. Tuhan memberkati kita semua,” tutup Silangen.