MANADO, JELAJAHSULUT.COM– Anggota DPRD Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Demokrat, Henry Walukow, meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur jalan provinsi melalui peningkatan alokasi anggaran pada APBD Perubahan maupun APBD Tahun Anggaran 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Henry saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi Demokrat dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut yang membahas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dan Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, Selasa (23/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Fraksi Demokrat menyatakan menerima dan menyetujui kedua ranperda untuk dibahas pada tahapan selanjutnya. Fraksi Demokrat juga mengapresiasi capaian kinerja Pemerintah Provinsi Sulut dalam pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2025.
Meski demikian, Henry menegaskan bahwa persoalan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat kepada para anggota DPRD saat melaksanakan reses.
“Jalan provinsi ini adalah wajah Sulawesi Utara. Dalam satu kesatuan tubuh, seluruh tubuh ini sehat kelihatan, tapi kalau wajah rusak akan tercoreng secara keseluruhan,” ujar Henry di hadapan peserta rapat paripurna.
Menurutnya, kondisi jalan provinsi yang baik akan mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Karena itu, ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan porsi anggaran yang lebih besar untuk pembangunan dan perbaikan jalan-jalan provinsi pada tahun anggaran mendatang.
Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Silangen, tersebut juga menyepakati pembahasan lanjutan terhadap kedua ranperda. Untuk Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, pembahasan akan dilakukan bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Sementara itu, DPRD Sulut juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah. Henry Walukow bersama Ronald Sampel ditunjuk sebagai perwakilan Fraksi Demokrat dalam pansus tersebut.

Tinggalkan Balasan