Manado, JELAJAHSULUT.COM — Solidaritas untuk warga terdampak gempa di Sulawesi Utara terus mengalir. Anggota DPR RI Komisi VI Dapil Sulut, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 paket sembako tambahan.

Sebelumnya, sebanyak 7.500 paket telah lebih dulu didistribusikan dalam dua pekan terakhir. Dengan penambahan ini, total bantuan yang digulirkan CEP mencapai 17.500 paket hingga Mei 2026.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kelompok terdampak, mulai dari keluarga prasejahtera, sekolah, rumah ibadah, hingga lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di wilayah terdampak gempa.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh tim CEP bersama kader Partai Golkar di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Distribusi juga dilakukan dengan bersinergi bersama pemerintah daerah guna memastikan bantuan tepat sasaran.
CEP menegaskan bahwa bantuan sembako ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan ini bukan angka statistik. Ini bentuk negara hadir untuk rakyatnya,” ujar CEP.

Ia juga memastikan komitmennya untuk terus mengawal penyaluran bantuan hingga benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jadi total 17.500 paket torang kawal sampai Mei. Untuk semua warga Sulut yang kena dampak, tanpa kecuali. Torang tidak akan berhenti sampai dapur terakhir menyala lagi. Golkar kerja nyata, bukan kata-kata. Politik itu melayani, di saat rakyat membutuhkan,” tambahnya.

Gempa yang mengguncang sejumlah wilayah seperti Minahasa, Sangihe, Talaud, hingga Bolaang Mongondow memang meninggalkan dampak signifikan. Namun, semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan.

Bantuan yang terus mengalir diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana di Bumi Nyiur Melambai.