MANADO, JELAJAHSULUT.COM – Sebanyak 11 mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi memulai program magang di Tiongkok. Kesempatan ini menjadi bagian dari upaya Polimdo memberikan pengalaman kerja internasional bagi mahasiswa, khususnya di bidang pariwisata dan perhotelan.

Setibanya di Tiongkok, para mahasiswa langsung mengikuti tahapan penempatan dan mulai menjalani aktivitas magang di sejumlah hotel yang menjadi mitra program.

Program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan di Polimdo ke dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Tidak hanya keterampilan teknis, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman beradaptasi dengan budaya kerja, standar pelayanan, serta lingkungan profesional di luar negeri.

Program magang internasional ini menjadi salah satu langkah Polimdo dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing global.

Sebelumnya, Polimdo memang terus mendorong mahasiswa Jurusan Pariwisata, khususnya Program Studi D4 Perhotelan, untuk mendapatkan pengalaman industri di luar negeri. Program magang internasional juga telah dikembangkan ke sejumlah negara seperti Jepang, Taiwan dan Tiongkok.

Untuk program di Tiongkok, mahasiswa dapat menjalani magang selama sekitar enam bulan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi mahasiswa, kesempatan tersebut bukan sekadar menjalani praktik kerja. Mereka juga berkesempatan membangun jejaring internasional, mengenal standar industri hospitality di tingkat global serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi.

Kehadiran 11 mahasiswa Polimdo di Tiongkok sekaligus menunjukkan semakin terbukanya akses pendidikan vokasi Sulawesi Utara terhadap dunia industri internasional.

Polimdo diharapkan terus memperluas kerja sama dengan mitra luar negeri sehingga semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan belajar dan bekerja di lingkungan industri global.

Dengan pengalaman tersebut, lulusan Polimdo diharapkan tidak hanya siap memenuhi kebutuhan industri pariwisata di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing untuk memasuki pasar kerja internasional.

(red)