JELAJAHSULUT.COM, MANADO — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menerima kunjungan delegasi dari Chung Yuan Christian University (CYCU), Taiwan, dalam rangka membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Delegasi CYCU yang hadir terdiri dari lima perwakilan, yakni Ta-I Yang (Director of the Office for Globalization Promotion, School of Engineering), Min-Hua Chen (Biomedical Engineering Department), Kai Wang (Civil Engineering Department), Sheng-Po Chen (Environmental Engineering Department), serta Hariyanto Gunawan (Mechanical Engineering).
Dari pihak Polimdo, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Maryke Alelo, bersama Wakil Direktur Bidang Akademik Diane Tangian, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Rudolf G. Mait, serta Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Juliet Makinggung.
Pertemuan yang dikemas dalam kegiatan Exploratory Partnership Discussion ini berlangsung di Ruang Teater GKT Polimdo pada Rabu (22/4), dan turut dihadiri dosen dari berbagai jurusan serta mahasiswa.
Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dan interaktif. Kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis, mulai dari kolaborasi pendidikan, penelitian bersama, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, pihak CYCU juga menyampaikan penawaran sejumlah program beasiswa bagi dosen maupun alumni Polimdo. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan akademik serta membuka akses internasional yang lebih luas bagi sivitas akademika Polimdo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Polimdo dalam memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi global.
Selain diskusi, delegasi CYCU juga melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas dan laboratorium di lingkungan Polimdo, khususnya di Jurusan Teknik Mesin. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana pendukung pembelajaran serta potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
Melalui pertemuan ini, kedua institusi berharap pembahasan yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret, seperti penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta pelaksanaan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, riset, serta daya saing lulusan di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan