MANADO, JELAJAHSULUT.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung solid dan tanpa dinamika berarti, Sabtu (11/04/2026), di GKIC Novotel Manado.
Kepemimpinan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) resmi berakhir setelah ia menyerahkan tongkat estafet kepada Michaela Elsiana Paruntu (MEP) yang kini dipercaya memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara periode 2025–2030.
MEP ditetapkan secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mengikuti proses penjaringan. Kondisi ini membuat proses pemilihan berjalan mulus tanpa kompetisi.
Dukungan terhadap MEP pun tergolong kuat. Dalam forum Musda, tim penjaringan menyebutkan total 16 suara mengalir kepadanya, yang berasal dari unsur DPD I, mayoritas DPD II, serta organisasi sayap partai, dengan beberapa daerah dan organisasi yang tidak ikut memberikan dukungan.
Di sisi lain, CEP tetap mendapatkan tempat strategis di struktur partai. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Sulut untuk periode yang sama, melalui mekanisme aklamasi.
Dominasi dukungan terhadap MEP juga terlihat saat pembentukan tim formatur, di mana mayoritas peserta Musda kembali memberikan mandat kepadanya untuk memimpin tim tersebut.
“Saya memilih orang-orang yang sejak awal bersama saya di Musda ini, yaitu perwakilan dari Boltim, Talaud dan AMPG,” ujar MEP usai ditunjuk.
Menindaklanjuti arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, MEP menegaskan komitmennya untuk meningkatkan capaian politik partai di Sulawesi Utara, khususnya dalam perolehan kursi legislatif.
Saat ini, Partai Golkar memiliki 11 kursi di DPRD dan ditargetkan meningkat hingga 15 kursi guna merebut posisi pimpinan dewan.
“Kami akan bekerja maksimal untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang,” tegas MEP.
Ia juga menambahkan, penyusunan kepengurusan baru masih dalam proses dan akan disesuaikan dengan aturan terbaru yang mengarah pada struktur organisasi yang lebih ramping.
Musda XI Partai Golkar Sulut kemudian ditutup dengan prosesi simbolis penyerahan pataka dari CEP kepada MEP, menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.
(/Redaksi JELAJAHSULUT.COM)

Tinggalkan Balasan