MANADO, JELAJAHSULUT.COM– Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra kerja untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan penggunaan anggaran hingga semester pertama Tahun Anggaran 2026.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter, dihadiri jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulut, Biro Pemerintahan, Biro Organisasi Setdaprov Sulut yang dipimpin Kepala Biro Flora Kalalo, serta anggota Komisi I DPRD Sulut.
Dalam rapat tersebut, Dinas Kominfo Sulut memaparkan perkembangan pelaksanaan sejumlah program prioritas beserta realisasi anggaran yang telah dicapai hingga triwulan kedua tahun 2026.
Ketua Komisi I Braien Waworuntu menegaskan, evaluasi berkala menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan dan serapan anggaran pada masing-masing perangkat daerah sebagai bahan evaluasi untuk semester berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sulut menjelaskan sejumlah program strategis masih terus berjalan dan realisasi anggaran akan meningkat seiring pelaksanaan kegiatan pada semester kedua.
Program kerja sama media tercatat memiliki pagu anggaran sebesar Rp3,3 miliar dengan realisasi sekitar Rp900 juta. Sementara program penyediaan akses internet memiliki alokasi Rp9,4 miliar dengan realisasi mencapai Rp2,5 miliar.
Untuk penyelenggaraan persandian, dari pagu Rp68 juta telah terealisasi Rp19 juta. Adapun kegiatan monitoring keterbukaan informasi publik (KIP) memiliki anggaran Rp700 juta dengan realisasi Rp295 juta.
Di sisi lain, hibah kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut sebesar Rp1,5 miliar telah disalurkan Rp800 juta pada tahap pertama. Saat ini, proses pencairan tahap kedua sedang berlangsung setelah laporan pertanggungjawaban tahap pertama dinyatakan selesai.
Sedangkan program penyelenggaraan statistik sektoral dengan pagu Rp118 juta telah terealisasi sebesar Rp24,5 juta.
Setelah mendengarkan pemaparan tersebut, Komisi I DPRD Sulut membuka sesi diskusi untuk meminta penjelasan lebih rinci terkait progres pelaksanaan program sekaligus memberikan sejumlah masukan agar target kegiatan dan serapan anggaran dapat dioptimalkan hingga akhir tahun anggaran 2026.

Tinggalkan Balasan