MANADO, JELAJAHSULUT.COM— Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra. Maryke Alelo, MBA, menyampaikan apresiasi atas berbagai ide dan masukan konstruktif yang diterima menjelang Dies Natalis Polimdo ke-39.
Menurut Maryke Alelo, Jumat (21/8/2026) perayaan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan capaian institusi, tetapi juga menjadi kesempatan penting untuk mendapatkan gagasan baru bagi pengembangan Polimdo ke depan.
Hal tersebut disampaikannya dalam momentum Dies Natalis ke-39 Polimdo, yang turut menghadirkan sejumlah tokoh dan akademisi, di antaranya Prof. Dr. Ir. Ruddy Tenda, DEA, yang merupakan salah satu founding father Polimdo, serta Tenaga Ahli Kemendiktisaintek Prof. T. Basaruddin dan Prof. Tri Hanggono Achmad.
Maryke mengatakan, kehadiran para tokoh tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Polimdo untuk mendengarkan kembali pemikiran dan pengalaman para pendahulu sekaligus memperoleh perspektif baru dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi vokasi.
“Di momentum Dies Natalis Polimdo ke-39 ini, kami sangat bersyukur bisa menerima ide-ide yang membangun Politeknik dari founding father Prof. Dr. Ir. Ruddy Tenda, DEA, serta dari Tenaga Ahli Kemendiktisaintek Prof. T. Basaruddin dan Prof. Tri Hanggono Achmad,” ujar Maryke.
Ia menegaskan, berbagai masukan tersebut akan menjadi bahan refleksi dan pertimbangan bagi Polimdo dalam memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan kompetensi lulusan, serta menyesuaikan program pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia industri dan perkembangan zaman.
Maryke juga menilai perjalanan 39 tahun Polimdo merupakan hasil dari kerja bersama seluruh sivitas akademika dan para pemangku kepentingan.
Karena itu, memasuki usia ke-39, Polimdo diharapkan semakin mampu memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang menghasilkan sumber daya manusia unggul, kompeten, inovatif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
“Usia 39 tahun bukan hanya tentang apa yang sudah kita capai, tetapi juga tentang bagaimana kita menyiapkan Polimdo untuk masa depan. Karena itu, ide, kritik, dan masukan yang membangun sangat penting bagi kami,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan