MANADO,JELAJAHSULUT.COM– Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), KSPSI AGN Sulawesi Utara menyalurkan ribuan masker KN95 kepada masyarakat umum serta ratusan paket bahan pokok bagi pekerja rentan di Kota Manado.
Kegiatan sosial ini merupakan wujud solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak penurunan kualitas udara akibat asap karhutla, yang berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Selain berdampak pada kesehatan, kondisi udara yang tidak sehat juga dapat memengaruhi produktivitas ekonomi masyarakat. Terlebih bagi pekerja yang harus beraktivitas di luar ruangan setiap hari demi memenuhi kebutuhan hidup.
Dalam kegiatan tersebut, masker KN95 ditujukan bagi masyarakat umum sebagai upaya membantu mengurangi paparan partikel berbahaya di udara. Sementara itu, bantuan bahan pokok secara khusus diberikan kepada kelompok pekerja rentan, di antaranya pekerja konstruksi, pengemudi ojek online (ojol), serta petugas kebersihan dan penyapu jalan.
Jumlah penerima bantuan bahan pokok mencapai ratusan pekerja yang selama ini tetap menjalankan aktivitas di ruang terbuka, meskipun menghadapi risiko kesehatan akibat paparan polusi udara.
KSPSI AGN Sulut berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para pekerja sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan mereka.
Ketua KSPI Sulut, Tommy Sampelan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota KSPSI yang telah berpartisipasi secara swadaya dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan para donatur yang turut menopang pelaksanaan aksi sosial ini.
Menurutnya, kepedulian terhadap pekerja dan masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika mereka menghadapi situasi yang berpotensi mengancam kesehatan sekaligus memengaruhi penghasilan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu rekan-rekan pekerja agar tetap bisa menjalankan aktivitasnya dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Kami juga berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
KSPSI AGN Sulut berencana melanjutkan aksi sosial serupa ke sejumlah wilayah lainnya di Sulawesi Utara, yakni Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), serta Terminal Kota Bitung.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat dan pekerja yang membutuhkan, khususnya mereka yang rentan terdampak kondisi lingkungan dan harus tetap bekerja di tengah berbagai keterbatasan.
Melalui aksi ini, KSPSI AGN Sulut menegaskan pentingnya solidaritas sosial dan perhatian terhadap kelompok pekerja rentan. Di tengah ancaman asap karhutla, perlindungan kesehatan dan dukungan kebutuhan dasar menjadi hal penting agar masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman.

Tinggalkan Balasan