Manado, JELAJAHSULUT.COM– Kota Manado menjadi tuan rumah National Series 2 kategori Lead dan Speed pada Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Wali Kota Manado Tahun 2026 yang resmi digelar di Godbless Park Manado, Kamis (9/7/2026).

Kejuaraan bergengsi tingkat nasional ini diikuti kontingen dari berbagai daerah di Indonesia yang datang untuk bersaing memperebutkan prestasi sekaligus menguji kemampuan pada nomor Lead dan Speed.

Pelaksanaan kejuaraan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet sekaligus mendorong perkembangan olahraga panjat tebing di Kota Manado.

Ketua FPTI Manado terpilih periode 2026–2030, Dr. Donald Sambuaga, S.STP.Aj., Ak., M.Si., mengatakan kejuaraan tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter para atlet.

“Kejuaraan Panjat Tebing Terbuka Piala Wali Kota Manado ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, keberanian, dan persaudaraan antar atlet. Saya mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan semangat juang yang tinggi, menjunjung tinggi fair play, serta menjaga keselamatan selama pertandingan,” ujarnya kepada awak media.

Donald juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado, sponsor, panitia, pelatih, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Semoga kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Manado di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” katanya.

Menurutnya, kejuaraan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan atlet secara berkelanjutan. Melalui kompetisi, atlet dapat mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, membangun mental juara, serta mengevaluasi hasil latihan yang telah dijalani.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi wadah menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.

“Dengan kompetisi yang rutin, kami optimistis prestasi panjat tebing Kota Manado akan terus meningkat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Donald menegaskan target utama FPTI Manado adalah menghadirkan kejuaraan yang berkualitas, aman, sportif, dan profesional.

“Dari sisi prestasi, kami berharap atlet-atlet Kota Manado mampu menunjukkan kemampuan terbaik, meraih hasil yang membanggakan, serta memperoleh pengalaman berharga untuk menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Selain memburu prestasi, FPTI Manado juga menargetkan terbentuknya sistem pembinaan atlet yang semakin kuat, lahirnya atlet-atlet muda berbakat, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga panjat tebing.

“Dengan dukungan semua pihak, kami yakin Kota Manado dapat menjadi salah satu pusat pembinaan olahraga panjat tebing yang diperhitungkan di Sulawesi Utara,” pungkasnya.

Pada kejuaraan tersebut, Kota Manado diperkuat sejumlah atlet, yakni Cristian Hans Antou pada kategori U-15 Putra, Brigita Kimberly Pijoh dan Olivia Wowor pada kategori U-15 Putri, serta Geraldo Paninggaran yang turun di kategori Speed WR Umum Putra. Kehadiran mereka diharapkan mampu mengharumkan nama Kota Manado di ajang National Series 2.