TOMOHON, JELAJAHSULUT.COM– Sebanyak enam orang insan pers yang merupakan utusan Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mengikuti Latihan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Dodik Bela Negara Rindam XIII/Merdeka, Tomohon.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bekerja sama dengan Rindam XIII/Merdeka tersebut diikuti 310 peserta dari berbagai sektor, dengan peserta berasal dari unsur ASN, buruh, dan pekerja swasta.
Latihan Kader Bela Negara ini dibuka secara resmi di Mako Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam XIII/Merdeka. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara (Kapusdiklat Belneg) Badiklat Kemhan RI, Brigjen TNI Luhut Marpaung, SIP., M.Han.
Dalam kegiatan tersebut, enam insan pers utusan FKBN Minut turut ambil bagian sebagai peserta yakni Jever Seke, Donald Rewah, Mecky Tania, Hemsi Pieters, Hendro Manongko dan Wandi Hontong.
Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan serta memahami nilai-nilai bela negara yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan profesi.
Kepala Bakorda Forum Kader Bela Negara Kabupaten Minahasa Utara, Andrew Pattymahu, SE, mengatakan keikutsertaan enam utusan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang bermanfaat.
Menurut Andrew, insan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, wawasan kebangsaan dan pemahaman terhadap nilai-nilai bela negara dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan tugas serta tanggung jawab di tengah masyarakat.
“Keikutsertaan enam insan pers ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, baik bagi organisasi maupun masyarakat. Nilai-nilai bela negara dapat diterapkan melalui profesi dan pengabdian masing-masing,” ujar Andrew.
Sementara itu, dalam latihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan antara lain mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, serta wawasan lingkungan hidup.
Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kader-kader bela negara yang memiliki kedisiplinan, integritas dan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan kerja dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan