JELAJAHSULUT.COM— Anggota DPRD Sulawesi Utara, Cindy Wurangian, memberikan apresiasi terhadap gaya kepemimpinan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling, khususnya dalam hal kedisiplinan.
Pernyataan tersebut disampaikan Cindy dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut terkait penyampaian rekomendasi LKPJ Gubernur Tahun 2025, Kamis (23/4/2026).
Menurut Cindy, konsistensi Gubernur Yulius dalam menjaga ketepatan waktu menjadi hal yang jarang ditemui di lingkungan politik. Ia menilai sikap tersebut mencerminkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin daerah.
“Di lembaga politik, ketepatan waktu seringkali bukan menjadi prioritas utama. Namun sejak Pak Gubernur menjabat, hal itu terus dijaga secara konsisten. Ini menunjukkan keseriusan dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya di ruang paripurna.
Meski memberikan pujian, legislator dari Komisi IV itu tetap menyampaikan sejumlah catatan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menilai masih ada instansi yang belum responsif dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Cindy menegaskan bahwa pelayanan publik yang optimal sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan koordinasi antar instansi. Untuk itu, ia meminta perhatian serius dari Gubernur dan Sekretaris Provinsi agar kinerja OPD dapat ditingkatkan.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian khusus. Politisi Partai Golkar tersebut menyoroti masih banyaknya jabatan kepala sekolah yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt), yang dinilai dapat menghambat pengambilan keputusan strategis di lingkungan sekolah.
“Kami mendorong agar kepala sekolah segera didefinitifkan. Dengan status yang jelas, manajemen sekolah akan berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Cindy juga mengusulkan penguatan nilai nasionalisme di lingkungan pemerintahan. Ia menyarankan agar Pemprov Sulut dapat mengadopsi kebijakan seperti yang diterapkan Kantor Imigrasi Manado, yakni menghentikan aktivitas sejenak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Yulius Selvanus menyatakan siap menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan DPRD, khususnya dari Dapil Minahasa Utara-Bitung.
Ia menegaskan bahwa disiplin telah menjadi komitmen bersama antara dirinya dan Wakil Gubernur sejak awal masa kepemimpinan.
“Kami berkomitmen menegakkan disiplin di semua lini, tidak hanya soal waktu, tetapi juga dalam pengelolaan anggaran,” tegas Yulius.
Terkait persoalan kepala sekolah, Gubernur turut menyampaikan bahwa pemerintah provinsi tengah menyiapkan langkah strategis, termasuk pendataan untuk penetapan kepala sekolah definitif.
“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan pendataan. Setelah itu rampung, segera akan diterbitkan SK bagi kepala sekolah definitif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan