JELAJAHSULUT.COM— Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara yang juga Anggota DPRD Sulawesi Utara, Amir Liputo, melaksanakan Reses III Masa Persidangan Pertama Tahun 2025 guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Jumat (5/12/2025).
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan mengemuka, salah satunya dugaan pungutan liar (pungli) yang disebut marak terjadi di Pasar Bersehati Manado.
Keluhan tersebut disampaikan Sumarlin Panegoro, warga Kelurahan Banjer, yang menuturkan bahwa suaminya sebagai pedagang sayur keliling kerap dipungut biaya ganda setiap kali berbelanja di pasar tersebut.
“Setiap kali masuk bayar portal tiga ribu, itu memang parkir. Tapi ada lagi yang minta sepuluh ribu tiap pergi belanja bahan, dan itu tidak ada karcis,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Amir Liputo menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Kota Manado agar segera mendapat perhatian dan penanganan.
Selain persoalan pungli, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain terkait infrastruktur lingkungan, seperti kondisi jalan, drainase, serta fasilitas umum lainnya di wilayah Kecamatan Tikala.
Amir Liputo menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD.

Tinggalkan Balasan