JELAJAHSULUT.COM-Kampus Politeknik Negeri Manado (Polimdo) yang beralamat di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara semakin go internasional.

United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam website resminya www.un.org mengulas kehidupan masyarakat di Desa Budo dan juga menyentil tentang keberhasilan Polimdo sebagai pendamping Desa Budo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi Desa Wisata di Indonesia.

Artikel tersebut termuat dalam berita tanggal 7 Januari 2023 dengan judul ‘Sunshine, sea, and sustainable tourism: Indonesian women entrepreneurs adapt to a changing world’.

Selain Polindo, disebut juga Universitas Klabat Airmadidi ikut membantu keterampil masyarakat setempat dalam mewujudkan impiannya menjadi pengusaha pariwisata.

Sejak dibina Polimdo, pendapatan masyarakat di Desa Budo meningkat. Program kerjasama ini dibentuk oleh ILO di bawah kendali PBB.

ILO membantu masyarakat pedesaan Budo dan empat desa lainnya.

ILO melakukan diversifikasi ke pariwisata berkelanjutan, serta memberikan keterampilan kepada pengusaha lokal.

Dermaga telah direnovasi dengan dukungan dari pemerintah. Bangku serta gubuk kayu telah ditambahkan demi kenyamanan wisatawan.

Pada bulan Juli 2022 lalu Kepala Perserikatan Bangsa Bangsa Untuk Indonesia, Valerie Julliand pernah berkunjung ke Kampus Politeknik Negeri Manado.

Sebuah kesan positif didapatkan Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Valerie Juliand, saat mengunjungi Desa Budo kalau itu.

“Di Jakarta saya tidak bisa melihat situasi seperti di Desa Budo, pertama kali saya datang ke sini, saya melihat masyarakat Budo sangat kreatif dan bisa berfikir jauh ke depan,” ujar Valerie Juliand sembari menyebut masyarakat Budo bisa mengembangkan potensi  yang ada, misalnya kulit pisang bisa diolah menjadi makanan.

Dirinya melihat bahwa ILO dan Politeknik Negeri Manado terlihat sukses memanfaatkan dan meningkatkan potensi-potensi lokal yang ada dalam pengembangan sumber daya manusia secara kelanjutan.

“ILO (Internasional Labour Organization) memfasilitasi masyarakat lokal disini untuk mengembangkan potensinya, serta bisa berdampak baik terhadap bumi ini. Saya melihat masyarakat bisa melakukan pengembangan yang berkelanjutan tanpa  merusak bumi yang kita tinggali bersama, dan saya melihat masyarakat di Desa Budo ini sebagai perwujudan pembangunan berkelanjutan yang menjadi tujuan PBB,” ungkap Valerie.

Oleh karena itu dirinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih bagi semua pihak yang sudah mau menjadi representasi dari tujuan PBB ini di Desa Budo.

Untuk itu saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat, kepala desa, dan aparat Desa Budo, serta Mary Kent melalui Politeknik Negeri Manado yang sudah menfasilitasi pelatihan bagi masyarakat setempat,” ujarnya.