AMURANG, JELAJAHSULUT.COM-Batu Dinding di Desa Kilotiga, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sudah dikenal sebagi lokasi panjat tebing terekstrem nomor tiga di dunia. 


Lokasi wisata ini sering menjadi tempat adu nyali para pecinta alam di Sulawesi Utara bahkan sampai ke mancanegara.


Ketua Kelompok Pecinta Alam (KPA) Cliff Hanger, Dave Dissa mengatakan Bukit Dinding awalnya punya tingkat 9 kesulitan bagi para pemanjat. Diantaranya jalur ratapan, ofu, malaria, tragedi, no name.


“Jalur cos, handdog, jalur ekspedisi. Tapi total semua dengan adanya jalur baru ada 33,” kata dia.


Total ketinggian bukti ini sekitar 90 meter sampai ke puncaknya paling atas. Ditambahkan Dave, beberapa waktu lalu  tim peneliti dari Bandung pernah menduga Batu Dinding berasal dari pecahan gunung.


“Batunya jenis endesit. Tapi penelitian ini masih sebatas dugaan saja,” ucap dia baru-baru ini.


Belum lama ini Batu Dinding di Desa Kilotiga pernah dijadikan lokasi syuting oleh perusahaan perfiliman Korea Selatan. Tempat ini juga pernah dikunjungi para pemanjat dari Negeri Eropa.