TAHUNA JELAJAHSULUT.COM- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hari ini secara resmi menerima penyerahan armada pengangkut sampah berupa dua buah dua mobil dump truck, satu kontainer dan tiga motor sampah. Selain itu juga diserahkan secara langsung oleh bupati berupa satu unit Bulldozer untuk dinas Pekerjaan Umum (PU).
Pengadaan aset strategis ini sepenuhnya bersumber dari alokasi Dana Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2025, sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kinerja baik daerah dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, termasuk pengelolaan lingkungan hidup.
Acara serah terima dipimpin langsung oleh Bupati Kepulaun Sangihe Michael Thungari SE MM dan juga dihadiri oleh wakil bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Berteparan dengan pelaksanaan upacara peringatan hati Korpri ke 54 di lapangan Gelora Santiago pada Senin (01/12/2025).
Bupati dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan optimal dari bantuan ini.
“Armada baru dan alat berat ini adalah wujud nyata dari kinerja kolektif kita yang diapresiasi oleh pemerintah pusat melalui DID. Pengelolaan sampah merupakan isu krusial yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan keindahan lingkungan kita,”ujar Bupati.
Sedangkan Alat berat berupa Bulldozer akan digunakan oleh dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk berbagai keperluan seperti mengangkat material jika terjadi lonsor yang menutupi badan jalan dan pekerjaan lainya.
Sementara armada truk dan motor sampah akan memperkuat jangkauan layanan pengangkutan dari permukiman warga ke TPA atau Tempat Penampungan Sementara (TPS).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sangihe Ronny J Pasiale S.Sos MM menambahkan bahwa penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional kebersihan daerah dan mendukung target daerah dalam meraih kembali penghargaan Adipura.
“Dengan fasilitas baru ini, kami berkomitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan secara lebih maksimal. Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan dan mengelola sampah dari sumbernya,”kata Pasiale.(*).
