MANADO, JELAJAHSULUT.COM — Anggota Badan Anggaran DPRD Sulawesi Utara, Stella Runtuwene, kembali mengingatkan Pemerintah Provinsi Sulut untuk tidak mengabaikan 62 panti asuhan yang tidak terakomodasi anggaran makan minum (MaMi) dalam APBD 2026, sekaligus meminta penanganan serius terhadap jalan kilometer tiga Minsel–Mitra yang viral akibat kerusakan parah.
Penegasan itu disampaikan Stella saat rapat pengantar pembahasan KUA–PPAS APBD 2026 di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Kamis (13/11/2025).
“Kita cuma mau tegaskan ke Pak Sekprov, tolong perhatikan 62 panti asuhan ini. Mereka mau bergantung pada siapa lagi kalau bukan kepada kita di sini. Jadi saya tekankan agar supaya tolong dilihat panti asuhan ini,” ujar Stella.
Ia menilai, kebutuhan dasar anak-anak di panti asuhan merupakan tanggung jawab pemerintah sehingga tidak boleh diabaikan dalam penyusunan anggaran.
Selain soal panti asuhan, Stella juga menyoroti kondisi jalan kilometer tiga yang menghubungkan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra). Menurutnya, jalan tersebut telah viral di media sosial karena kerusakannya yang parah hingga ditanami pohon pisang oleh warga.
“Saya berharap jalan kilometer tiga ini dapat diperhatikan. Jangan sampai viral lagi di TV. Ini sudah viral di medsos karena jalan rusak sampai ditanami pohon pisang di tengah jalan,” tegasnya.
Stella meminta Pemprov Sulut segera mengambil langkah konkret agar kerusakan jalan tidak semakin membahayakan pengguna jalan dan mencoreng citra pelayanan infrastruktur pemerintah.
