JELAJAHSULUT.COM – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Vokasi Politeknik Negeri Manado (Polimdo) memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kerjasama bersama Kanwil V PT Pegadaian Manado.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) berlangsung di Ruang Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Jumat (29/08/2025), dihadiri Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo, MBA, jajaran wakil direktur, serta pejabat Kanwil V PT Pegadaian Manado.

Sebagai bagian dari kerjasama, Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Pratikno, turut memberikan kuliah umum dengan materi edukasi keuangan dan inovasi investasi emas. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini, termasuk melalui program Tabungan Emas Pegadaian yang memungkinkan mahasiswa berinvestasi mulai dari nominal Rp10.000, baik melalui outlet Pegadaian maupun aplikasi Pegadaian Digital.

“Kami rancang program Pegadaian Peduli Pendidikan dan ini akan diimplementasikan juga untuk Polimdo,” ungkap Pratikno.

Ia menambahkan, Pegadaian sebagai lembaga keuangan milik daerah memiliki kewajiban mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Selain investasi, ruang kolaborasi juga terbuka untuk riset, penulisan ilmiah, hingga program magang bagi dosen di unit-unit kantor Pegadaian.

Dalam waktu dekat, Pegadaian juga akan membuka pojok corner investasi emas di lingkungan Polimdo sebagai wadah literasi keuangan mahasiswa.

Sementara itu, Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo, MBA, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif PT Pegadaian. Ia menilai program ini menjadi peluang strategis untuk mengembangkan bisnis dan investasi mahasiswa yang tetap berada dalam pendampingan para dosen.

“Langkah PT Pegadaian soal investasi sangat bagus. Membuat otak bergerak soal pengembangan investasi. Kami akan terlibat dalam investasi ini,” tegas Alelo.

Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Polimdo dalam mendukung pengembangan masyarakat, yang sebelumnya juga diwujudkan lewat pendampingan di Desa Budo, Minahasa Utara, dan sejumlah wilayah lain di Sulawesi Utara.