Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menjalin kerja sama strategis dengan Bank Tabungan Negara (BTN) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Jumat (30/1/2026).

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat literasi keuangan mahasiswa sekaligus memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai perbankan dan sistem transaksi digital di era modern.

Direktur Polimdo Maryke Alelo mengatakan, kerja sama dengan BTN menjadi langkah penting dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan finansial yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kerja sama ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang perbankan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama tersebut, BTN menghadirkan berbagai kegiatan edukatif bagi mahasiswa Polimdo, seperti seminar hingga kegiatan bertajuk Explouring Tourism Through Literacy and Culinary yang digelar di Ruang Teater Gedung Kuliah Terpadu Polimdo.

Kegiatan tersebut memadukan edukasi literasi keuangan dengan pengenalan potensi sektor pariwisata dan kuliner, sehingga membuka wawasan mahasiswa tentang peluang ekonomi kreatif.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencintai dan memahami Rupiah sebagai mata uang nasional.

Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan negara serta bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dalam kegiatan tersebut, BTN turut memberikan edukasi mengenai sistem pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Mahasiswa diajak memahami cara kerja transaksi digital yang praktis, aman, dan terstandar secara nasional.

Melalui pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu bertransaksi secara lebih bijak serta memahami dampak penggunaan Rupiah terhadap stabilitas ekonomi dan nilai tukar.

Kerja sama antara Polimdo dan BTN ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidang vokasi, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang kuat.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial, mahasiswa ditantang untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami sistem, risiko, serta dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan komitmen Polimdo sebagai kampus vokasi yang adaptif dan progresif dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan di era digital. (*)