MANADO, JELAJAHSULUT.COM – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan reses bagi pimpinan dan seluruh anggota dewan.
Langkah awal dilakukan melalui kegiatan pembekalan bagi staf pendamping reses yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Sulut, Kamis (12/3/2026).
Pembekalan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sulut, Niklas Silangen. Ia didampingi Kepala Bagian Persidangan, Yahya Rondonuwu, bersama jajaran pejabat fungsional serta pejabat pengadaan di lingkungan Sekretariat DPRD Sulut.
Dalam arahannya, Niklas Silangen menegaskan bahwa staf pendamping memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran kegiatan reses anggota dewan di daerah pemilihan masing-masing.
Menurutnya, staf pendamping harus mampu membantu anggota dewan dalam menghimpun aspirasi masyarakat sekaligus memastikan seluruh proses administrasi berjalan tertib.
“Staf pendamping harus sigap dalam memfasilitasi kebutuhan pimpinan dan anggota dewan selama masa reses, terutama dalam mencatat serta mendokumentasikan aspirasi masyarakat secara akurat,” ujar Niklas.
Sementara itu, Kepala Bagian Persidangan Yahya Rondonuwu mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme selama pelaksanaan reses.
Ia menegaskan bahwa reses merupakan agenda resmi negara, sehingga seluruh proses kegiatan maupun pertanggungjawaban keuangan harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
“Kita ingin memastikan bahwa output dari reses ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi bahan masukan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD ke depan,” kata Yahya.
Ia berharap pelaksanaan reses pimpinan dan anggota DPRD Sulawesi Utara dapat berjalan lancar serta mampu menjaring aspirasi masyarakat secara maksimal.

Tinggalkan Balasan