MANADO,JELAJAHSULUT.COM – Tim Agrinexus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa-Penerapan Iptek (PKM-PI) 2026.

Melalui program tersebut, Tim Agrinexus menghadirkan teknologi smart farming untuk membantu meningkatkan produktivitas budidaya pisang mas di Kelurahan Tinoor Satu, Kota Manado.

Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa Unsrat dalam menerapkan inovasi teknologi secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya petani.

Penerapan smart farming diharapkan mampu membantu petani melakukan pengelolaan tanaman secara lebih efektif dan berbasis data. Teknologi tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kualitas hasil budidaya pisang mas.

Kelurahan Tinoor Satu dipilih sebagai lokasi penerapan program karena memiliki potensi dalam pengembangan komoditas pisang. Kehadiran Tim Agrinexus diharapkan dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang selama ini dihadapi petani dalam proses budidaya.

Melalui pendanaan PKM-PI 2026, mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan inovasi, tetapi juga memastikan teknologi yang dikembangkan dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program Agrinexus sekaligus memperlihatkan peran mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mendorong transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi.

Dengan penerapan smart farming, budidaya pisang mas di Tinoor Satu diharapkan semakin produktif, efisien dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani.

JELAJAHSULUT.COM