JELAJAHSULUT.COM – Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, menyalurkan bantuan makanan dan minuman serta logistik kepada para petugas kemanusiaan yang bertugas di lokasi bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (07/01/2025).

Bencana alam yang melanda wilayah Sitaro mengakibatkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga, menimbulkan korban jiwa serta luka-luka. Pemerintah setempat telah mengevakuasi warga dari sejumlah titik terdampak ke lokasi pengungsian yang lebih aman.

Hingga saat ini, petugas kemanusiaan dari unsur TNI-Polri, Basarnas, tenaga medis, serta relawan terus berjibaku melakukan penyisiran di area bencana. Selain pencarian korban yang masih hilang, para petugas juga membersihkan ruas jalan utama dari puing kayu dan lumpur, serta memberikan penanganan medis bagi masyarakat terdampak.

Bantuan kemanusiaan pun terus berdatangan, baik dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Daerah Sitaro, berbagai partai politik, maupun relawan dari beragam unsur.
Tak mau ketinggalan, Partai Golkar Sulut melalui pengurus Golkar Sitaro ikut ambil bagian dengan menyalurkan paket makanan siap saji khusus bagi petugas di lapangan.

Ketua Partai Golkar Sitaro, Alfrets Ronald Takarendehang, mengatakan bahwa bantuan tersebut telah disalurkan sejak beberapa hari terakhir.

“Bantuan kemanusiaan sudah kami lakukan sejak kemarin, baik tenaga untuk membersihkan puing-puing akibat banjir maupun bantuan sembako. Hari ini, atas arahan pimpinan Golkar Sulut, Christiany Eugenia Parunru, melalui anggota DPRD Provinsi Dapil Nusa Utara Vionita Kuera, kami menyalurkan bantuan makanan siap makan bagi para petugas kemanusiaan di lokasi terdampak,” ujar Takarendehang yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sitaro.

Ia menambahkan, bantuan makanan siap makan ini rencananya akan terus disalurkan dalam beberapa hari ke depan.

“Kami memang fokuskan bantuan makanan untuk para petugas di lokasi bencana. Untuk pengungsi, sejauh ini sudah ada dapur umum dan kondisinya aman. Sementara petugas di lapangan, seperti TNI-Polri dan Basarnas, bekerja siang dan malam, bahkan sering lupa makan. Karena itu, kami antar langsung bantuan ini melalui Ibu Dewan Vionita Kuera. Ini bentuk kepedulian dan inisiatif kami,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam di Kabupaten Kepulauan Sitaro tercatat sebanyak 17 orang, sementara dua korban lainnya masih dalam proses pencarian.