MANADO, JELAJAHSULUT.COM – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pembangunan daerah. Meski disibukkan dengan aktivitas akademik, FISIP Unsrat menggelar Seminar Nasional bertema “Kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Kaum Intelektual dalam Rangka Membangun Daerah Menuju Indonesia Emas 2045.”

Seminar yang berlangsung di Aula Lt 2 FISIP Unsrat ini menghadirkan dua pembicara utama. Dari kalangan akademisi, tampil Prof Dr M R Khairul Muluk, MSi, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang sekaligus Ketua Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK). Sedangkan dari pemerintah daerah, hadir Darwin Muksin, SSos, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Utara.

Peran Krusial Akademisi dalam Riset dan Kebijakan

Dekan FISIP Unsrat, Dr Ferry Daud Liando, dalam sambutannya menegaskan bahwa banyak kebijakan pemerintah daerah belum sepenuhnya relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini disebabkan minimnya data dan fakta akurat dalam proses perumusan kebijakan publik.

“Walaupun ada kebijakan yang baik, sering kali implementasinya terhambat. Di sinilah peran kampus menjadi sangat penting,” ujar Liando.

Menurutnya, peran akademisi tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan masyarakat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori dan metode ilmiah sehingga menghasilkan solusi alternatif yang dapat memperbaiki kebijakan.

“Sayangnya, tidak semua intelektual memiliki akses ke ranah pengambil keputusan di pemerintah daerah,” tandas Liando.

Bagian dari Dies Natalis FISIP ke-61

Seminar nasional ini juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis FISIP Unsrat ke-61 tahun 2025. Ketua Jurusan Ilmu Administrasi, Joanne Mangindaan, PhD, bersama Ketua Panitia Dies Natalis, Drs Lucky Tamengkel, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi akademisi dengan pemerintah demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.