JELAJAHSULUT.COM, MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Silangen, didampingi para Wakil Ketua DPRD yakni Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene.
Rapat paripurna ini menjadi tonggak awal dalam proses evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara selama satu tahun anggaran sebelumnya.
Dalam penyampaiannya, Fransiskus Silangen menjelaskan bahwa pembentukan Panitia Khusus (Pansus) merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, di mana DPRD wajib membahas LKPJ paling lambat 30 hari setelah laporan diterima.
“Fokus pembahasan akan tertuju pada dua hal utama, yakni capaian kinerja program kegiatan serta pelaksanaan Peraturan Daerah atau Peraturan Kepala Daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan,” ujar Silangen dalam rapat yang berlangsung di Gedung Cengkih.
Ia menambahkan, guna mendalami laporan tersebut, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulut telah menetapkan pembentukan Pansus LKPJ 2025.
Susunan Pansus diumumkan berdasarkan usulan fraksi melalui Surat Ketua DPRD Nomor: 160/DPRD/126/2026.
Adapun komposisi Pansus LKPJ 2025 terdiri dari:
Koordinator:
dr. Fransiskus Silangen, Sp.B., KBD
dr. Michaela Paruntu, MARS
Royke Anter, S.E., M.E
Stella Runtuwene, A.Md
Anggota Pansus:
Fraksi PDI Perjuangan: Dra. Vonny J. Paat, Hj. Muslimah Mongilong, Jeane Laluyan, Berty Kapojos, Dr. Tony Supit, Dr. Ir. Royke O. Roring, Remly Kandoli
Fraksi Partai Golkar: Priscilla C. Wurangian, Razky Mokodompit
Fraksi Partai Demokrat: Ronald Sampel, Angelia Wenas
Fraksi Partai NasDem: Nick Lomban, Prof. Dr. Julyeta Runtuwene
Fraksi Partai Gerindra: Louis Schramm, Muliadi Paputungan.
Dalam arahannya, Ketua DPRD menekankan pentingnya nilai keadilan dan kerendahan hati dalam menjalankan tugas negara, dengan mengutip firman Tuhan dari Kitab Mikha 6:8.
Hal tersebut diharapkan menjadi cerminan kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay.
“Pansus akan segera bekerja setelah rapat paripurna ini untuk melakukan pemilihan pimpinan pansus dan memulai proses evaluasi,” jelasnya.
Rapat paripurna ditutup dengan ucapan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, jajaran Forkopimda, serta PLH Sekretaris Daerah yang hadir, dan diakhiri dengan doa bersama.

Tinggalkan Balasan