MANADO,JELAJAHSULUT.COM – Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (Fapet Unsrat) memasuki usia ke-63 dengan fokus memperkuat inovasi dan penerapan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan peternak.
Hal itu mengemuka saat pembukaan rangkaian Dies Natalis ke-63 Fapet Unsrat di Manado, Rabu (12/8/2026). Tahun ini, Dies Natalis mengusung tema “Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera”.
Mewakili Plt. Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof. Dr. Roike Montolalu, S.Pi., M.Sc., mengatakan Dies Natalis bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan dan kontribusi institusi.
Menurutnya, kemajuan sektor peternakan tidak cukup hanya dilihat dari peningkatan produksi maupun populasi ternak.
“Namun dari sejauh mana mampu meningkatkan kesejahteraan peternak,” tegas Roike.
Ia juga berharap Fapet Unsrat terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sementara itu, Dekan Fapet Unsrat Dr. Stanly Lombogia, S.Pi., M.Si., IPM., menegaskan kemajuan teknologi peternakan harus memberikan manfaat langsung bagi peternak di lapangan.
“Harus terintegrasi langsung dengan kebutuhan peternak di lapangan, sehingga mampu mendongkrak produktivitas serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Stanly.
Ia mengatakan tema “Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera” menjadi dorongan bagi Fapet Unsrat untuk terus menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan sektor peternakan, khususnya di Sulawesi Utara dan Indonesia.
Dengan momentum Dies Natalis ke-63, Fapet Unsrat diharapkan semakin memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi peternakan yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
JELAJAHSULUT.COM

Tinggalkan Balasan