MANADO, JELAJAHSULUT.COM —Ketua Dekranasda Sulut, Anik Yulius Selvanus, memimpin kunjungan resmi ke Pemerintah Prefecture Nagasaki sebagai tindak lanjut pertemuan antara Gubernur Sulut dan pihak Nagasaki di Manado pada Juli lalu.
Kunjungan ini berlangsung dalam suasana diplomasi yang hangat dan membuka ruang kerja sama strategis kedua wilayah.
Dalam pertemuan resmi tersebut, Anik menyampaikan pesan penting dari Gubernur Yulius Selvanus, dimulai dengan apresiasi atas perhatian serta perlakuan baik Pemerintah Nagasaki terhadap pekerja muda asal Sulawesi Utara yang kini berkarier di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa hubungan baik ini menjadi dasar kuat untuk memperluas kolaborasi di masa mendatang.
Anik juga menyampaikan harapan Pemprov Sulut agar segera terwujud penerbangan langsung Nagasaki–Manado, yang dinilai akan membuka akses lebih luas bagi mobilitas tenaga kerja, arus wisatawan, hingga peluang investasi.
Selain itu, ia menggarisbawahi peluang kerja sama peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulut, termasuk penjajakan program beasiswa bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Jepang.
Pemerintah Prefecture Nagasaki merespons positif seluruh usulan tersebut dan menyatakan komitmen untuk mengkaji lebih dalam berbagai peluang kerja sama yang dapat dijalankan secara berkelanjutan.
Kunjungan ini turut dihadiri jajaran penting Pemprov Sulut seperti Asisten Daerah I, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pendidikan, serta Analis Kebijakan Ahli Utama. Kehadiran mereka memperkuat ruang diskusi dan membuka detail kerja sama yang lebih teknis.
Sebagai penutup, pertemuan resmi ditandai dengan pertukaran cendera mata serta kunjungan ke salah satu hotel di Nagasaki yang sedang menyiapkan program rekrutmen khusus bagi alumni SMK dan mahasiswa magang dari Sulawesi Utara. Program ini membuka peluang kerja langsung di Jepang dan menambah daftar potensi kolaborasi kedua daerah.
Momentum ini diharapkan mempererat hubungan bilateral antara Sulut dan Nagasaki, sekaligus membuka jalan bagi sinergi lebih luas di bidang tenaga kerja, pendidikan, pariwisata, dan investasi.
